Sleep Guard adalah sistem deteksi kantuk berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengemudi mendeteksi tanda-tanda kantuk dan kelelahan saat berkendara. Sistem ini menggunakan kamera untuk mendeteksi status mata pengemudi secara real-time dan memberikan alarm jika pengemudi berisiko tertidur.
Proyek ini memanfaatkan Convolutional Neural Network (CNN) untuk mendeteksi apakah mata pengemudi terbuka atau tertutup. Ketika sistem mendeteksi mata tertutup lebih dari 3 detik, sistem akan memicu alarm untuk memberi peringatan kepada pengemudi. Sistem ini menggunakan OpenCV untuk deteksi wajah dan mata, serta TensorFlow untuk model klasifikasi.
Inti dari sistem ini adalah model Convolutional Neural Network (CNN) yang mengklasifikasikan gambar mata pengemudi ke dalam dua kategori: "Terbuka" dan "Tertutup." Model ini dilatih menggunakan dataset gambar mata terbuka dan tertutup, lalu digunakan untuk prediksi secara real-time untuk mendeteksi apakah pengemudi menunjukkan tanda-tanda kantuk.
- Model ini terdiri dari beberapa lapisan konvolusi yang diikuti dengan pooling dan lapisan fully connected. Model ini dilatih untuk mengenali status mata dengan mempelajari fitur visual dari gambar masukan.
- Model ini dikompilasi menggunakan Adam optimizer dan menggunakan binary cross-entropy sebagai fungsi loss, yang menjadikannya cocok untuk klasifikasi biner (mata terbuka/tertutup).
- Deteksi Kelelahan: Model ini mendeteksi apakah mata pengemudi tertutup terlalu lama, yang merupakan tanda kantuk saat berkendara.
- Sistem Peringatan Real-time: Jika kantuk terdeteksi, alarm akan berbunyi untuk memberi peringatan kepada pengemudi agar tetap terjaga dan waspada.
Dataset yang digunakan untuk melatih model ini terdiri dari gambar mata dalam dua kondisi: "Terbuka" dan "Tertutup." Dataset ini digunakan untuk melatih model Convolutional Neural Network (CNN) untuk mengklasifikasikan status mata.
- Dataset dapat diunduh dari repositori yang telah Anda unggah di sini: Eye_Dataset.zip.
- Dataset harus disusun sebagai berikut: